Pentingnya Memaafkan Diri Sendiri & Orang Lain Part 1

Tahun 2007 merupakan tahun yang mungkin takkan pernah saya lupakan dalam kehidupan saya. Saya benar-benar mengalami sebuah kebangkrutan dan depresi parah serta kecanduan obat penenang Xanax. Di th 2007 saya yang semula naik mobil sedan, memiliki rumah, mendadak harus merelakan rumah saya disita oleh Bank, mobil saya jual demi menutupi hutang yang saya timbulkan pada saat itu, di tahun yang sama pula rumah tangga yang sudah saya bina selama 6 tahun lamanya mengalami kehancuran. Pada saat yang bersamaan istri yang seharusnya mendampingi saya saat susah dan senang tepat meninggalkan saya juga. Tahun itu seperti sudah jatuh ketimpa tangga, kecebur sumur hehehe. Ya, parah untuk menggambarkan dan merasakan saat-saat itu.

Saya mengalami depresi sampai beberapa tahun, saya selalu menanyakan Tuhan kenapa hidup saya seperti ini? Apa salah saya ? ( pedahal salah saya ya banyak ūüôā ). Pertanyaan kenapa dan mengapa yang tidak pernah akan ada jawabannya itu selalu saya pertanyakan. Saya menanyakan Tuhan kenapa istri saya yang katanya mencintai saya yang berjanji sehidup semati kok malah meninggalkan saya pada saat saya susah ditambah selingkuh pula. Alamak! Lengkap sudah penderitaanku.

Saya benar-benar protes kepada Tuhan pada saat itu. Saya bertanya-tanya apa ya benar Tuhan itu ada? Saya menantang Tuhan pada saat itu, Tuhan bila kamu ada mengapa Kamu kasih aku cobaan seperti ini? Tuhan kenapa Kamu tidak ambil aja deh nyawaku pada saat itu.

Saya adalah seorang trainer hipnotis pada masa itu. Saya juga seorang Hypnotherapist! Harusnya sebagai seorang trainer dan hypnotherapist yang bisa menyembuhkan orang lain lha kok ini menyembuhkan dirinya sendiri aja gak mampu! Tanpa Xanax saya tidak bisa makan, dan tidak bisa sama sekali bertemu orang lain. Saya merasa “gengsi” dari seorang bisnisman yang biasa menyetir sebuah mobil sedan tiba-tiba harus naik becak!

Kadang gengsi atau ego itu sendiri yang sebenarnya menghambat kita. Pada jaman itu saking susahnya saya, saya adalah pecinta anjing, anjing saya ada 4 ekor pada saat itu, kelly (alm), michele (alm), snowy (alm) dan lala, untuk memberikan makan mereka aja sampai uangnya dipinjemin oleh pembantu saya! Alangkah gilanya saat itu kalau dibayangkan kondisi dan situasi saat itu. Kesukaan saya salah satunya adalah sarapan mie, tapi duit 11rb aja terlalu besar saat itu bagi saya.

Dalam situasi dan kondisi itu saya terjun ke online bisnis secara perlahan-lahan. Ketika itu jaman domain parking lagi jaya-jayanya. Singkat kata akhirnya saya bersama seorang teman bisa menghasilkan dan mulai pelan-pelan menyicil hutang saya yang tersisa.Tapi gak lama kemudian teknik arbitrage dilarang. Praktis penghasilan tidak ada. Saya lupa pada saat itu tahun berapa, kemudian saya terjun ke bisnis affiliate amazon, adsense, ebay dll. Karena gengsi dan ego saya tidak mau bekerja untuk orang lain.

Pihak keluarga saya menganjurkan untuk membantu usahanya, tapi karena saya sendiri tidak suka dengan bisnis keluarga, timbulah sebuah keberanian untuk bekerja pada orang lain. Nah sebelum proses ini bekerja ini dimulai, ada beberapa perjalanan penting yang mengubah hidup saya.

Suatu ketika saya karena masih kontak-kontakan dengan sesama hypnotist, salah seorang dokter di surabaya namanya dr. mundi, dia menanyakan kabar saya, dan kaget atas perubahan yang terjadi pada diri saya. Udah tak tahu lagi deh tampang saya seperti apa, kurusnya seperti apa, kecanduan penenang pula, hidup berantakan, wah pokoknya ampun deh. Saya diingatkan kembali atas apa yang sudah saya pelajari selama bertahun-tahun tentang mindset, tentang dahsyatnya pikiran bawah sadar.

Singkat kata saya membaca “mantra” setiap hari saya memaafkan diri saya sendiri dan saya memaafkan “mantan istri” saya yang meninggalkan saya serta selingkuh, serta kepada orang tua saya ataupun orang lain yang pernah saya buat salah. Ajaibnya mantra ini benar-benar mengubah hidup saya. Perlahan tapi pasti hidup saya mulai berubah membaik dan semakin membaik.

Saat ini saya sudah kembali di jalur bisnis offline dan online, walaupun bagi saya belum “sukses” ( menurut ukuran versi saya ), tapi saya sangat-sangat bersyukur atas perubahan ini kepada Tuhan, kepada semua orang yang telah mengubah hidup saya dan saya sendiri. Saya sudah bebas dari kecanduan obat penenang, saya melihat dan merasakan ada perkembangan semakin waktu yang semakin baik dalam usaha dan bidang-bidang lainnya. Saat ini saya memiliki seorang istri yang saya percaya walaupun sederhana tapi dia mencintai saya apa adanya, saya mengenal dia sejak saya benar-benar tidak memiliki apa-apa.

Ada sebuah hal sangat penting lagi ketika saya protes kepada Tuhan pada masa itu, saya seorang yang anti sama gereja, penyebabnya adalah hal sepele sebenarnya karena masih banyak pemuka agama yang menganggap bahwa hipnotis itu identik dengan kuasa kegelapan, pedahal saya berani jamin 1000 persen, hypnosis (hipnotis ) adalah murni science ( pure ilmu komunikasi ). Ada seorang teman dekat yang berjasa pada hidup saya, alm Yudi, ketika itu malah dia yang mengajak saya ke gereja yang mungkin selama sebelum itu saya anti. Dan percaya atau tidak mukjijat mulai terjadi satu demi satu. Dan saya sangat belajar 1 hal, selama kita hidup di dunia ini jangan pernah ada anti ke agama tertentu. Saya sekarang ini, merupakan orang yang percaya kepada Tuhan, walaupun kadang saya ke gereja bukan berarti saya anti sama vihara, bagi saya percaya kepada Tuhan itu adalah yang utama, mengenai tata cara dan tradisi percayanya itu bebas terserah pilihan masing-masing dari kita. Percayalah Tuhan punya rencana yang indah pada waktuNya. Percayalah jalan yang saat ini kita jalani adalah yang terbaik yang diberikan olehNya.

Untuk menjadi berhasil, kita harus menerima semua kegagalan kita, memahaminya kemudian kita jadikan kegagalan demi kegagalan untuk motivasi kita menjadi berhasil. Kegagalan adalah sebuah keberhasilan yang tertunda. Saya amat sangat bersyukur bahwa saya pernah “sangat gagal” oleh karenanya saya belajar banyak hal. Di saat kita susah jangankan teman, setanpun tidak ada yang mau dekat kita ūüėõ .

Tuhan menaruhmu di tempatmu yang sekarang bukan karena “kebetulan”, Orang hebat tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesulitan, tantangan, dan air mata ¬†– Dahlan Iskan

Mungkin sekian dulu, nanti di next post, mungkin saya akan bahas gimana sih cara berhenti dari kecanduan xanax si obat penenang.

 

Lalu Lintas Oh Lalu Lintas

Apakah anda pernah mengalami kejadian buruk ketika membawa kendaraan baik itu mobil ataupun motor? Saya sharing cerita ini, berharap apabila ada yang membaca blog saya ini, juga ikut meningkatkan kesadaran dirinya atau minimal ada sudut pandang yang berbeda tentang cerita yang satu ini. Saat ini kendaraan yang paling banyak salah satunya adalah motor roda dua di jalan raya. Entah gimana saya bingung dengan pola pikir si pengendara motor roda dua yang memang tidak semua sih, tapi ada beberapa yang ngawur di jalan raya, mulai tidak pakai helm, memang iya sih kepalanya kepala dia sendiri tapi kalau kecelakaan lalu bisa dibayangkan kalau kecelakaan dengan helm akan berbeda tentunya dengan yang memakai helm. Ini sih belum seberapa, ada yang jauh lebih hebat lagi, malam-malam tanpa lampu kendaraan menerabas lampu merah dan ditambah bisa melawan arah yang dilarang, hebatnya lagi, seperti nyawanya ada 1.000 buah atau lebih dengan memacu kecepatan yang agak lumayan. Saya heran, apakah mereka bisa berpikir apabila terjadi kecelakaan otomotis akan mencelakai orang lain juga? Akh, seandainya saja semuanya memiliki kesadaraan ini. Belum lagi, sehari-hari dari belok tanpa lampu sign, belok tiba-tiba, mengambil jalur yang salah. Apakah ini sebuah cerminan kesadaraan yang baik?  Saya sendiri juga bingung dengan kelakuan pengendara ini. Luar biasanya apabila kita berada di jalur yang benar dan hampir menyerempet dia, dia lebih galak lho. Alangkah luar biasa apabila kesadaran-kesadaran ini yang dibangun oleh sebagian masyarakat kita. Alangkah jauh ketinggalannya kita dengan negara-negara tetangga kita yang kesadaran berlalu lintasnya jauh lebih baik dari kita. Semoga saja tulisan saya yang sederhana ini apabila dibaca oleh bagi yang merasa melakukannya, bisa menyadari, bahwa dia harus mengubah sikapnya, semoga saja.

Belajar dari Sebuah Perjalanan Kehidupan

Dalam hidup manusia pada umumnya, seseorang mungkin saja pernah mengalami kondisi dibawah, terpuruk, depresi dan lain sebagainya. Tidak sedikit orang yang hancur seketika dan sulit untuk bangkit lagi. Mungkin bagi kita yang memiliki mindset yang baik, tentu saja kita kembali berjuang, tetapi tidak sedikit juga orang yang masuk kembali kepada tracknya. Mungkin saja pada saat ini anda baru saja mengalami perceraian dalam hubungan rumah tangga anda, anda ditipu oleh orang lain dalam bisnis, atau bisnis yang sedang bangkrut atau apapun yang membuat anda merasa posisi benar-benar berada di bawah sekali.

Mungkin teman kita, pada saat kita terpuruk menasehati kita, bro sudahlah “jangan”dipikirkan lagi, ayo maju kedepan, tetapi kita sendiri mengganggap emangnya kira-kira kamu pikir apa segampang itu? Tidak mudah melewati sebuah perceraian. Yah, memang tidak mudah kalau ada yang ngomong itu gampang, berarti mungkin saja ketika menikah dulu tidak pernah mencintai istrinya. Biasanya pada orang normal baik itu laki-laki yang mengalaminya ataupun perempuan, tentu saja itu bukan hal yang mudah kawan. Proses perceraian itu menurut pendapat saya pribadi pada akhirnya anda bisa melewatinya ketika anda sudah bisa memaafkan. Lho kok bisa? Cluenya kira-kira seperti ini ketika anda berdua saling jatuh cinta dunia serasa milik anda berdua, dan ketika si dia berselingkuh atau meninggalkan anda atau apapun itu tentu saja akan membuat sakit hati anda. Menurut pendapat ngawur saya sebuah perceraian bisa terjadi oleh karena perselingkuhan, “ketidakcocokan”, kondisi finance yang buruk, egois. Lalu siapakah yang salah dalam sebuah perceraian? Menurut pendapat lagi-lagi ngawur saya adalah keduanya baik suami maupun istri sama-sama salah, dan ini berlaku untuk alasan apapun juga. Kalau kita kembalikan lagi gesekan-gesekan yang terjadi dalam rumah tangga adalah hal yang biasa, tetapi menjadi luar biasa ketika ego kedua belah pihak sudah saling bermain.

Bicara mengenai ego jadi panjang lagi ceritanya, sudah ada 2 mentor saya termasuk saya sendiri mengatakan ego itu unik, kalau kita terperangkap di dalamnya kita bisa jatuh, bisa bangkit, bisa juga menyelesaikan sebuah cita-cita karena “ego”. Ego yang saya maksud bisa jadi makna secara kasarnya adalah gengsi. Kembali ke topik perceraian tadi diatas ketika anda bercerai entah anda sadar atau tidak bisa saja terjadi anda menyalahkan pasangan anda yang bla bla. Kira-kira yang terjadi dalam pandangan anda pribadi adalah jeleknya pasangan anda, tidak pernah ada keliatan baiknya :). Dan bisa saja akibat dari perceraian ini membuat luka di hati masing-masing pasangan hingga perasaan yang katanya dulu menikah karena cinta menjadi saling benci. Kalau saja kita mau bangkit dari keterpurukan misalkan dari sebuah perceraian, tiada lain tiada bukan, cobalah maafkan mantan/ pasangan anda dulu. Kalau anda bisa memaafkannya niscaya percaya deh sama saya, jalan anda akan jauh lebih terbuka dibandingkan dengan anda simpan dendam kesumat itu, selain bisa berefek pada tubuh sendiri antara lain kanker, bisa juga menyebabkan terganggunya kesehatan anda yang lainnya.

Apabila kita sedang mengalami keterpurukan karena bisnis, atau finance kita sedang hancur, satu hal yang perlu kita catat baik-baik, adalah kesalahan kita yang membuat finance kita sendiri bukan kesalahan siapa-siapa. Kalau saja kita sudah sadar penyebabnya adalah diri sendiri barulah kita benahi diri kita, mindset kita untuk melangkah kembali. Walaupun di bidang bisnis yang sama, tapi akan beda hasilnya bila anda sudah legowo menerima dan memaafkan diri anda sendiri sebagai “pelaku” pemburukan atas finance anda sendiri. Dan ini akan juga dipengaruhi oleh mindset. Mindset adalah dasar dari segala sesuatunya dalam memulai sebuah hal, pekerjaan atau apapun itu. Pikiran kitalah yang mengarahkan kita berhasil atau gagal, sukses atau miskin dan lain sebagainya.

Pilihan ada di tangan kita, sanggupkah kita melakukannya? Mari kita coba.

Nilai Sebuah “Uang”

Barusan dapat broadcast dari teman yang bekerja di EO salah satu motivator di Indonesia, begini ceritanya :

Suatu hari, seorang motivator terkenal membuka seminarnya dengan cara yang unik. Dipegangnya pecahan uang Rp 100.000,-, dia menanyakan kepada para hadirin : Siapa yang mau uang ini ? Tampak banyak tangan diacungkan, pertanda banyak yang minat.

“Saya akan berikan uang ini kepada salah satu dari Anda sekalian, tapi sebelumnya perkenankanlah saya melakukan ini “, uangnya diremas-remas dengan tangannya sampai berlipat-lipat. Lalu bertanya lagi, “Siapa yang masih mau uang ini?” Jumlah tangan yang teracung tak berkurang.

“Baiklah, apa jadinya bila saya melakukan ini?”, ujarnya sambil menjatuhkan uang ke lantai dan menginjak-injaknya dengan sepatunya. Meski masih utuh, kini uang itu menjadi amat kotor dan tidak mulus lagi.

“Apakah sekarang masih ada yang berminat?”, tangan yang mengacung masih tetap banyak. “Hadirin sekalian, Anda baru saja mendapatkan sebuah pelajaran penting. Apapun yang terjadi dengan uang ini, Anda masih berminat karena apa yang saya lakukan tidak akan mengurangi nilainya Biarpun lecek dan kotor, uang ini tetap bernilai 100 ribu rupiah.

Dalam kehidupan kita, kita pasti pernah beberapa kali terjatuh, terkoyak, kecewa dan merasa kotor akibat keputusan yang kita ambil, ataupun situasi yang pernah kita alami.

Dalam kondisi seperti itu, kita merasa kecil tak berharga dan tak berarti. Pedahal apapun yang telah dan akan terjadi, anda tidak pernah akan kehilangan nilai di mata mereka yang mencintai anda.

KeluargaSahabat
Kasih

Jadi setiap kali anda merasa diri tak berarti atau tak berharga, kita harus kembali mengingat cerita selembar uang 100 ribu rupiah tersebut. Ingat, bahwa kita adalah Spesial.

Hindari merasa tak berarti apapun yang telah terjadi, anda tidak akan pernah kehilangan nilai dimata orang yang mencintai anda.

Oh ya kalau ada yang tahu ini nama motivatornya, commenting aja, nanti saya tuliskan nama motivatornya. Yang pasti great sample untuk kita semua praktekkan dan renungkan.

Setiap Orang Mempunyai peran masing-masing

Manusia itu unik!. Seperti kata pepatah rumput tetangga selalu lebih hijau. Kita seringkali membandingkan apa yang kita miliki pada saat ini, pekerjaan kita dengan pekerjaan orang lain, atau sesuatu yang dimiliki oleh orang lain. Misal kita melihat wah, itu pengusaha properti enak ya, untungnya banyak, dan kaya raya, sementara juga ada yang melihat wah bidang internet marketing itu enak yah, bisa menghasilkan uang yang banyak dari rumah, ada juga yang merasa bila menjadi artis itu enak yah, kaya raya hanya dengan modal tampang. Yang mana yang benar?

Menurut pendapat saya pribadi semuanya benar dan kita semua memiliki peran masing-masing. Misal apabila di kota kita semua berprofesi sebagai pengusaha properti, siapa yang mau membeli property lagi? lalu kita mau makan dimana? Yang karyawan ingin menjadi bos, kadang yang bos juga bilang karyawan enak tinggal nungguin gajian, saya pikir dan rasa semuanya sama saja kok. Sama filosofinya dengan uang, punya uang 10jt dengan 100jt sama aja sebenarnya yang membuat jadi berbeda karena “rasa”. Dengan 10jt toh kita bisa makan indomie dengan rasa yang sama, 100jt pun sama, hanya saja kita merasakan semakin banyak uang yang kita pegang, kita “merasa” lebih nyaman dan ujung-ujungnya lebih banyak dituntut oleh kebutuhan-kebutuhan yang semakin bertambah seiring dengan penghasilan kita yang bertambah.

Dalam kehidupan kita bisa memilih menjadi seorang director ataupun sebagai artis, perbedaannya seorang director merancang merencanakan mendesign seperti apa kehidupan yang kita inginkan, sedangkan sebagai artis, kita diatur oleh seorang sutradara yang bisa saja merupakan lingkungan kita, keluarga kita, pasangan kita, orang tua kita. Tak sedikit teman-teman kita yang merasakan kehidupan ini sebagai sebuah akibat dibandingkan oleh sebuah sebab.

Teman, kehidupan kita saat ini apapun peran kita dalam kehidupan ini adalah sesuatu yang patut kita syukuri dan nikmati, marilah kita mencoba mengubah diri kita menjadi seorang sebab dalam kehidupan kita, dan menjalankan peran kita sebaik-baiknya. Kehidupan yang sekarang kita jalanin adalah akibat dari pemikiran kita pada saat yang lalu, dan kondisi pikiran kita pada saat ini menentukan kehidupan kita yang mendatang. Pilihan selalu berada ditangan kita, selanjutnya terserah anda.

Kebahagian itu

Seorang petani dan istrinya bergandengan tangan menyusuri jalan sepulang dari sawah sambil diguyur air hujan. Tiba-tiba lewat sebuah motor didepan mereka. Berkatalah petani kepada istrinya,”Lihat Bu,betapa bahagianya suami istri yang naik motor itu meski mereka kehujanan,tapi mereka bisa cepat sampai dirumah tidak seperti kita yg harus lelah berjalan untuk sampai kerumah.”

Sementara itu pengendara motor dan istrinya yg sedang berboncengan dibawah derasnya air hujan melihat sebuah mobil pick up lewat didepan mereka. Pengendara motor itu berkata kpd istrinya,”Lihat Bu,betapa bahagianya orang yg naik mobil itu,mereka tidak perlu kehujanan spt kita.”

Didalam mobil pick up yg dikendarai sepasang suami istri terjadi perbincangan ketika sebuah sedan Mercy lewat,”Lihatlah Bu,betapa bahagia org yg naik mobil bagus itu,pasti nyaman dikendarai tdk spt mobil kita yg sering mogok.”

Pengendara mobil Mercy itu seorang pria kaya,dan ketika dia melihat sepasang suami istri yg berjalan bergandengan tangan dibawah guyuran air hujan, pria kaya itu berkata dlm hati,”Betapa bahagianya suami istri itu,mereka dgn mesranya berjalan bergandengan tangan sambil menyusuri indahnya jalan di pedesaan ini,sementara aku & istriku tdk pernah punya wkt utk berduaan krn kesibukan masing-masing.”

Kebahagiaan takkan pernah kita miliki jika kita hanya melihat kebahagiaan milik org lain,dan selalu membandingkan hidup kita dengan hidup org lain.

Bersyukurlah senantiasa atas hidupmu, supaya kau tahu dimana kebahagiaan itu.

Aku dapet dari forward dari seorang teman, cerita sederhana yang menggambarkan, dan kita seringkali melakukan hal ini, yaitu tidak mensyukuri apa yang telah kita dapatkan dan kita peroleh pada hari ini, memang manusia takkan pernah ada puasnya, namun bila disikapi dan dipraktekkan, hasilnya akan selalu berbeda. So bagaimana dengan anda?

My Dreaming Car Mitsubishi Lancer Evolution

Entah kenapa, aku suka banget sama mobil sport dari mitsubishi satu ini, selain dia ok punya buat ‘lari kenceng’ di sisi lainya dia bisa dipake buat sehari-hari, bentuknya modis, suara mesin dan kenalpotnya pas banget di hati, spesifikasinya mesin, apalagi kalau ditambah audio yang mantep, makin ngiler aja. Bagi aku pribadi, mobil lancer evo ini menggambarkan the racing spirit of competition. Modis, kokoh, dan bertenaga tentunya, bagi tipikal orang sanguin dia juga tak kalah kog, bila dipamerkan dengan jajaran kelas mobil mewah lainya.
Mitsubishi Lancer EVO dan lagunya DJ Tiesto Just be Keren banget deh!

 

Menari Dalam Badai Kehidupan

Suatu hari sebuah taxi dalam perjalanan menuju ke Bandara. Taxi melaju pada  jalur yg benar ketika tiba-tiba sebuah mobil hitam melompat keluar dari tempat parkir tepat di depannya. Supir taxi menginjak pedal rem dalam-dalam hingga ban mobil berdecit dan berhenti hanya beberapa cm dari mobil tersebut. Pengemudi mobil hitam tersebut mengeluarkan kepalanya dan memaki ke arah supir taxi.

Supir taxi hanya tersenyum dan melambai pada orang tersebut. Sungguh sangat mengherankan sikapnya. Ketika ditanya, “Mengapa anda melakukannya? Orang itu hampir merusak mobil anda dan dapat saja mengirim anda ke rumah sakit!”

Saat itulah kita belajar dari supir taxi tersebut mengenai apa yang¬† kemudian disebut “Hukum Truk Sampah”.Ia menjelaskan bahwa banyak orang seperti truk sampah. Mereka berjalan keliling membawa sampah, seperti frustrasi,kemarahan,kekecewaan. Seiring dgn semakin penuh kapasitasnya, semakin mereka membutuhkan tempat utk membuangnya dan seringkali mereka membuangnya kepada anda. Hindari ambil hati, tersenyum saja, lambaikan tangan, doakan mereka, lalu lanjutkan hidup.

Hindari ambil sampah mereka utk kembali membuangnya kepada orang lain yang anda temui di tempat kerja, di rumah atau dlm perjalanan. Intinya, orang yang sukses adalah ¬†orang yang tidak membiarkan “truk sampah” mengambil alih hari-hari mereka dengan ¬†merusak suasana hati. Hidup ini terlalu singkat utk bangun di pagi hari dengan penyesalan, maka kasihaniilah orang yang memperlakukan anda dengan benar,berdoalah bagi yang tidak. Hidup itu 10% mengenai apa yang kau buat dengannya dan 90% tentang bagaimana anda MENYIKAPINYA ….U CHOOSE TO BE HAPPY OR GRUMPY ..IT’S JUST A MATTER OF CHOICE !!!

Hidup bukan mengenai menunggu badai berlalu, tapi tentang bagaimana belajar menari dalam hujan.
Selamat menikmati hidup :).

Kembali ke Bisnis Offline dan Online, Sharing Pengalaman Pribadi Motivasi

Setelah sekian lama, sejak tahun 2004 saya cukup lama vakum di dunia bisnis offline. Campur aduk rasanya setelah sekian lama di dunia online, tiba-tiba kembali ke dunia offline. Tahun 2007 sampai dengan tahun 2011 saya lebih banyak berkecimpung di dunia online. Tepat di bulan oktober tahun 2011 saya memutuskan kembali ke dunia offline yang pernah membuat saya lumayan berhasil. Saat saya membuat artikel ini, team saya sedang membuat 2 website untuk market lokal indonesia yang bergerak di bidang retail dan distribusi di handphone dan accesoriesnya beserta komputer. Saya melihat dan merasakan beberapa fenomena menarik dalam hidup saya, yang akan saya sharing di blog saya ini :

1. Ketika saya mengenal kekuatan pikiran, motivasi, the secret dan lain sebagainya, saya bisa mengatakan semua itu nyata adanya, saya sendiri mengalaminya sendiri. Proses dari self hypnosis, motivasi itu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Dan membutuhkan WAKTU berproses, saat kita melakukannya seperti seolah-olah tidak ada satupun hal yang terjadi, tetapi perlahan dan pasti, proses ini berjalan dan akhirnya terjadi.

2. Bagaimana self hypnosis yang menurut saya efektif dan berjalan? Saya melakukan 2 metode dalam self hypnosis saya yaitu
A. Metode Bioritmik, kita meminta / memotivasi hal yang sama pada jam yang sama, misalkan setiap jam 3 sore alarm hp kita bunyikan dan kita katakan dalam hati saya sehat, atau apapun yang positif tentang kesehatan kita, lalu pada setiap jam 6 sore kita mengatakan saya pilih mukzizat setiap hal dalam kehidupan saya, dan kita bisa melakukan ini setiap jam kecuali pada saat kita tidur. Awalnya memang akan terasa menjengkelkan seperti yang saya alami, alarm hp saya setiap jam berbunyi, tapi kalau anda sudah merasakan hasil apa yang anda inginkan tentulah bukan hal yang menjengkelkan lagi bukan?

B. Metode Trance Ringan, saya diajarkan teknik ini oleh salah satu Master Ego State, dia berpendapat setiap bangun tidur, kita belum sadar penuh, dan ini termasuk trance, saya setuju dengan pendapat ini, dan akhirnya inilah yang saya manfaatkan setiap paginya untuk melakukan ucapan syukur atas sesuatu yang belum terjadi / terpenuhi dan ucapan syukur atas apa yang sudah kita peroleh dan tidak lupa saya selalu menambahkan melepaskan semua hal yang mengikat saya termasuk salah satunya adalah memaafkan semua orang yang telah membuat kesalahan terhadap saya.

Dalam pengamatan saya dan apa yang saya rasakan, kedua teknik ini lumayan efektif dan nyaman bagi saya.

3. Terlepas dari apapun religion atau agama anda, percayalah bahwa Tuhan itu ada, ini merupakan bagian terpenting juga. Kita perlu pasrah ketika kita mengalami hal-hal yang ‘tidak kita inginkan’, dan tentu seperti ditulis diatas bersyukur selalu atas apapun yang telah terjadi dalam hidup kita.

4. Tetap berpikir positif, tidak mudah menjaga pikiran setiap detiknya untuk selalu berpikir positif. Setidaknya kita harus mengubah pikiran kita ketika kita menyadarinya bahwa kita sedang berpikir buruk. Cobalah hiburlah diri kita sendiri dengan mencoba berpikir hal buruk tersebut dalam sudut pandang yang berbeda ( apabila sedang mengalami hal buruk )

Ya, setidaknya ini adalah sharing dari pengalaman saya pribadi, terlepas dari anda percaya atau tidaknya, kembali ke diri anda sendiri.

Hindari menilai orang dari penampilan luarnya saja

Aku nulis ini dapet forwarding dari salah seorang teman, tapi memang bagus, karena aku sendiri di masa lalu sering kali ‘tertipu’ dengan penampilan luar orang lain. Sesungguhnya bagi aku pribadi saat ini, aku lebih suka menjadi diriku sendiri, dan menghindari membandingkan diriku dengan orang lain. Setiap manusia terlahir dengan bakat dan unik. Yuk mari kita bersyukur.

Hidup selalu terbungkus oleh banyak lapisan. Kita hanya melihat lapisan luar dan tidak tahu isi dalamnya…

Kita hanya melihat, wah…. pengusaha itu hebat, rumahnya besar, mobilnya mewah, hidupnya bahagia sekali…Padahal dia lagi stress dan hidupnya penuh hutang, kerja keras hanya buat bayar bunga pinjaman, semua asetnya sudah jadi milik bank…

Huaaa… pasangan anggun yang hadir di acara reuni itu begitu serasi dan mempesona, meraka pasti hidup harmonis dan bahagia… Padahal hidup mereka penuh dengan kebencian, saling menuduh, menghianati dan menyakiti, bahkan sudah dalam proses perceraian dan bagi harta…Lihat pemuda itu, lulusan Harvard dengan nilai cumlaude, pasti mudah dapat kerja, gaji besar, hidupnya pasti bahagia… Padahal dia kena PHK sudah 10x, jadi korban fitnah di lingkungan kerjanya. Sudah 2 bulan belum dapat job baru…

Woww… Ibu muda itu, selalu ke pub clubbing dan diskotik, dia punya banyak waktu, gak perlu pusingin kerjaan rumah, hidupnya enjoy banget, dia pasti bahagia….Padahal batinnya hampa dan kesepian, jiwanya merintih. suaminya tak pernah menghargai dan mengasihinya…

Lihat tetangga kita anaknya sudah besar-besar semua, bapak ibunya sudah boleh santai dan tenang, meraka pasti bahagia, namun kenyataannya orang tua mereka tak pernah bisa tidur nyenyak, anak-anaknya tak berbakti, suka judi dan narkoba.

Kita selalu tertipu oleh keindahan di luar dan tidak mengetahui realita yg di dalam. Sesungguhnya semua keluarga punya masalah. Semua orang punya cerita duka. Begitulah hakekat hidup. Hindari menggosip tentang masalah orang, sebenarnya siapapun tidak mau mengalami masalah tapi manusia tak luput dari masalah. Hindari mengeluh karena masalah. Hayatilah makna dibalik semua masalah maka semua masalah akan membuat hidup menjadi bermakna!?

Universitas Kehidupan

Kebetulan beberapa materi yang saya posting di kategori curhat, saya dapatkan dari forward teman-teman, bila ada yang merasa itu adalah kata-katanya, tolong kontek aku, nanti saya akan tuliskan nama anda sebagai penulisnya, terima kasih.

Universitas Kehidupan

Ketika kerjamu tidak dihargai, maka saat itu kau sedang belajar tentang KETULUSAN.

Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kau sedang belajar KEIKHLASAN.

Ketika hatimu terluka sangat dalam, maka saat itu kau sedang belajar tentang MEMAAFKAN.

Ketika kau harus lelah dan kecewa, maka saat itu kau sedang belajar tentang KESUNGGUHAN.

Ketika kau merasa sepi dan sendiri, maka saat itu kau sedang belajar tentang KETANGGUHAN.

Ketika kau harus membayar biaya yang sebenarnya tidak perlu kau tanggung, maka saat itu kau sedang belajar tentang KEMURAH HATIAN.

Tetap semangat ..

Tetap sabar ….

Tetap tersenyum ..

Terus belajar ….

Karena kau sedang menimba ilmu di universitas kehidupan..! !

TUHAN menaruhmu di tempatmu yang sekarang, bukan karena kebetulan …..

DIA punya maksud untuk hidupmu ….

KAU ingin dijadikanNya sbg berkat untuk sesamamu ….

TUHAN mencintaimu.

Kata orang, cinta adalah……

Cinta tak harus memiliki itu bohong, semua orang ingin memiliki, bahkan terkadang harus saling memiliki!

Melihat orang yang kita cintai bahagia dengan orang lainpun juga bohong, kita hanya berpura-pura bahagia disaat hati kita sakit, itu mengajarkan kita untuk munafik!

Lebih bahagia dicintai daripada mencintai itu salah, karena saat kita dicintai kita hanya merasa bangga. Tapi di saat kita mencintai kita bisa merasakan arti cinta yang sesungguhnya.

Cintailah seseorang karena kekurangannya…

Karena suatu saat kamu akan bahagia dengan kelebihannya …

Jangan pernah mencintai seseorang karena kelebihannya..

Karena suatu saat kamu akan kecewa ketika kamu tahu kekurangannya…

Jika harus memilih 1 di antara 2 maka pilihlah orang yang mencintaimu…

Jangan memilih orang yang kamu cintai karena orang yang mencintaimulah yang sanggup mengerti dan membuatmu bahagia.

Jangan sia-siakan seseorang yang memberi perhatian padamu setiap saat..

Ketika dia telah pergi kamu akan merasa ada kekurangan tanpa dia…

Di saat kamu menyesalinya pun percuma…

Waktu terus berjalan

Perasaan seseorang terhadap kamu bisa datang dan pergi tanpa kamu tahu…

Ya kalau bicara cinta memang topik yang takkan pernah ada habisnya, menarik sekaligus banyak orang dalam hidupnya pasti mengalami yang namanya jatuh cinta dan mungkin tidak sedikit juga orang yang mengalami patah hati.

Sebuah Renungan Masa Tua

Sebenarnya aku pengen nulis tentang hal ini dari beberapa hari yang lalu, namun baru sekarang aku bisa memiliki waktu untuk menulisnya. Aku menulis ini karena salah seekor anjing mamaku sudah tua sekali, mungkin kira-kira kalau diitung dengan umur manusia dia sudah mencapai usia 80an tahun. Tubuhnya mulai mengurus, matanya mulai tidak keliatan, jalannya dia harus dibimbing, kalau tidak dia bisa menabrak lemari, ataupun menabrak benda apapun di depannya, atau tidak jarang dia menabrak temannya sendiri, dan temannya malah meresponnya dengan marah. Kemudian timbul sebuah pemikiran, manusia juga tak luput dari tua, sehebat apapun manusia, ketika menjadi tua, belum tentu kita bisa bertahan untuk sekedar berjalan untuk buang air kecil misalnya, atau mungkin berjalanpun kita tidak mampu.

Masa muda, ketika kita masih bertenaga, bersemangat, kita semua pada fasenya bekerja keras mencari ‘uang’, kelak mungkin ketika kita tua nanti, bisa jadi saja untuk biaya pengobatan kita, jika kesehatan kita terganggu, ataupun biaya pengobatan orang tua kita. Kadang kala sedemikian kerasnya kita bekerja sehingga kita lupa mengatur waktu, mana yang buat kita luangkan untuk keluarga kita, lingkungan sekitar kita, ataupun diri kita sendiri. Tak jarang, ah aku masih kuat, hajar terus. Tapi teman, tubuh kita pun ada batasnya, sehebat apapun ilmu yang kamu miliki, kesehatan juga penting dan bahkan banyak sekali pepatah yang menggambarkan, mencoba memberikan kita nasehat, bahwa diatas uang, kesehatan lebih penting, tapi sayang tak jarang pula diantara kita yang memperhatikan kesehatannya sendiri.

Aku pikir sudah saatnya kita juga memperhatikan kesehatan kita, orang tua kita, lingkungan sekitar kita dengan tindakan, bukan lagi sekedar teori. Memang sulit pada awalnya, namun ingatlah ibarat menabung, kita butuh kesehatan yang baik pula pada saat menjelang kita tua. Ya, tinggal bagaimana dengan diri anda, apakah anda masih peduli akan kesehatan anda? Mulailah dari sekarang, bukan menunda besok lagi masih bisa. Waktu begitu cepat berlalu, tanpa ‘kesadaran menjalani hidup ini’, niscaya hidup kita akan sia-sia belaka.

error: Content is protected !!